Rabu, 05 November 2014

Zona Fresnel



JARINGAN NIRKABEL
Studi kasus “Zona Fresnel / Fresnel Zone

Disusun untuk memenuhi nilai
Mata Kuliah Jaringan Nirkabel
Kelas
13.5E.11.A

Disusun oleh:
                                           M. Zein                                         13120354






Jurusan Manajemen Informatika
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika

2014



KATA PENGANTAR

       Alhamdulillahi rabbil-‘aalamiin, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala,  yang telah memberikan rahmat serta karunia-NYA, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya. Selain itu kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing mata kuliah Jaringan Nirkabel atas bimbingan dan motivasinya. Adapun makalah ini adalah aplikasi dari mata kuliah Jaringan, yang terkhusus membahas mengenai Zona Fresnel.
             Selaku manusia biasa, penulis menyadarai bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis mengharapkan adanya kritik dan saran dari pembaca guna kesempurnaan makalah ini.
          Akhir kata, semoga Tugas  Makalah  dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekalian dan khususnya penulis. Namun kami menyadari atas kekurangan yang ada dalam. Tugas Makalah ini dan kami mengarapkan saran dan kritik, demi kesempurnaan Tugas Makalah  ini.

Jakarta,  01 November 2014


Penyusun



BAB  I  
PENDAHULUAN

  • ·        Latar Belakang

          Teknologi komunikasi seakan benda hidup yang selalu tumbuh dan berkembang tiada titik jenuh untuk mengalami peningkatan dari waktu ke waktunya. Dimulai dari alat yang tradisional untuk berkomunikasi seperti surat dan telegram lama-kelamaan beralih ke benda yang dikenal dengan telepon. Sepertinya manusia juga tak pernah puas untuk mengembangkan kemampuannya, muncullah benda yang lebih mutakhir dan dapat mempermudah segala proses komunikasi dengan orang lain yaitu telpon gengam . Wireless (teknologi berbasis gelombang radio) inilah yang menjadikan telepon seluler menjadi alat penyalur informasi tanpa menggunakan kabel. Wireless adalah teknologi yang tidak lagi menggunakan kabel (nirkabel).
       Sejarah jaringan Nirkabel dan jaringan nirkabel bergandengan tangan. Tanpa penemuan teknologi seperti Radio, teknologi nirkabel tidak akan ada di hari ini semua. Sejarah jaringan nirkabel berjalan sejauh 1800-an dengan munculnya gelombang radio. Munculnya teknologi yang lebih tumbuh sepanjang tahun dan diperluas untuk apa yang kita berkomunikasi dengan hari ini.

  • ·        Tujuan

             Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mebahas mengenai Jaringan Nirkabel Dan hal-hal lain mengenai jaringan Nirkabel




BAB  II  
PEMBAHASAN


  • ·        Pengertian Jaringan Nirkabel

          Jaringan nirkabel (wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem (computer) tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
      Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
       Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii, mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet, menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan bi-directional topologi bintang, sistem komputer yang terhubung tujuh ditempatkan lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa menggunakan saluran telepon.
       "Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE Communication Society Magazine.
   Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio portabel dan mobile industri.
      Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal 1980-an oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket ini. Mereka menambahkan komunikasi data pita suara modem, dengan kecepatan data di bawah 9.600-bit / s, untuk yang sudah ada sistem radio jarak pendek, biasanya dalam dua meter band amatir. Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan FCC segera setelah pengumuman di band eksperimental untuk non-militer penggunaan spektrum penyebaran teknologi.
  • ·        Sejarah Perkembangan Jaringan Nirkabel

         Teknologi komunikasi seakan benda hidup yang selalu tumbuh dan berkembang tiada titik jenuh untuk mengalami peningkatan dari waktu ke waktunya. Dimulai dari alat yang tradisional untuk berkomunikasi seperti surat dan telegram lama-kelamaan beralih ke benda yang dikenal dengan telepon. Sepertinya manusia juga tak pernah puas untuk mengembangkan kemampuannya, muncullah benda yang lebih mutakhir dan dapat mempermudah segala proses komunikasi dengan orang lain seperti benda kecil dan ringan yang ada dalam genggaman kita yang dapat dibawa kemana saja yaitu handphone atau telepon seluler. Kalau diingat-ingat lagi dulu di sepanjang jalan berderet telepon umum atau wartel, tapi sekarang semenjak kehadiran telepon seluler semua sarana tersebut sudah tidak digunakan lagi karena kebanyakan orang sudah beralih pada ‘si mungil’ lengkap dengan teknologi wirelessnya. Wireless (teknologi berbasis gelombang radio) inilah yang menjadikan telepon seluler menjadi alat penyalur informasi tanpa menggunakan kabel. Wirelessadalah teknologi yang tidak lagi menggunakan kabel. Coba bayangkan kalau kita masih menggunakan telepon kabel? Akankah kita kemana-mana membawa telepon beserta kabelnya? Atau dapatkah kita menghubungi kerabat kita jika kita berada di puncak gunung tanpa harus membawa sambungan kabel?
  • ·        Jenis - jenis jaringan nirkabel 
          Teknologi jaringan nierkabel merupakan transfer informasi  antara dua atau lebih titik yang tidak terhubung secara fisik.  Jaringan nierkabel ini memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaanya. Kelebihan dari jaringan ini yaitu lebih mudah dalam proses instalasi, area kerja yang luas, serta kebebasan dalam beraktivitas. Kelebihan dari teknologi nierkabel ini yaitu  lebih mahal, delay besar,dan tata keamanan tidak terjaga.       
Jenis- jenis dari jaringan nierkabel yaitu sebagai berikut :  
1.     Wireless Wide Area Network ( WWAN)
   Wireless Wide Area Network (WWAN) Merupakan jenis jaringan nierkabel yang mencakup daerah yang luas seperti kota atau negara. Penggunaan WWAN ini melalui beberapa satelit atau antena .
2.     Wireless Local Area Networz     
 Wireless Local Area Network ( WLAN) merupakan teknologi nerkabel yang mencakup satu area yang sifatnya local, seperti dalam satu gedung.
3.     Wireless Personal Area Nework (WPAN)  
 Wireless Personal Area Network (WPAN) merupakan teknologi jaringan nierkabel hanya dapat menjangkau area yang dekat. Contohnya Bluetooth dan infrared

Dalam Transmisi Signal Wireless ada beberapa hambatan yang terjadi yakni:

      1.       Zona Fresnel / Fresnel Zone
2.       Free Path Loss
3.       Absorption / Penyerapan / Peredaman Signal
4.       Pemantulan Signal
5.       Pemecahan Signal/ Scattering
6.       Pembelokan Signal / Refraction

Pada Kali ini saya akan membahas mengenai Zona Fresnel/ Fresnel Zone

Zona Fresnel: d adalah jarak antara transmitter dan receiver, b adalah radius zona Fresnel.
Pengertian Zon Fresnel Merupakan sebuah area di sekitar Line of Sight yang terkena interferensi dari signal Radio Frekuensi. Pada bidang-bidang menyangkut radiasi. Gelombang termasuk elektrodinamikakustik dan radiasi gravitasional, khususnya dalam optika dan komunikasi radio
Penampang melintang zona Fresnel berupa lingkaran, zona Fresnel subsekuen sesudahnya berupa lingkaran yang konsentrik dengan lingkaran utama. Secara keseluruhan, penampang melintang zona Fresnel berbentuk sama dengan cincin Newton.
DALAM KONSEP PERHITUNGAN ZONA FRESNEL DAPAT DI URAIKAN SEPERTI DI BAWAH INI:
Konsep kejernihan zona Fresnel dapat digunakan untuk menganalisa interferensi dan gangguan yang disebabkan oleh halangan yang terdapat pada jalur sorotan gelombang radio. Zona yang pertama harus diletakkan pada suatu ketinggian yang bebas hambatan untuk menghindari interferensi pada penerimaan gelombang radio. Walaupun demikian, sejumlah tingkat hambatan masih dapat ditoleransi, sesuai aturan tangan kanan, hambatan maksimum yang dapat ditoleransi adalah 40%, hambatan yang disarankan adalah kurang dari 20%.
Untuk membuat sebuah zona Fresnel, pertama kali haruslah ditentukan RF Line of Sight (RF LoS), yaitu suatu garis lurus antara antena pemancar dan penerima. Zona di sekitar RF LoS tersebut akan menjadi zona Fresnel.[3]
Persamaan zona Fresnel pada titik P sepanjang garis lurus RF LoS adalah:

dimana,
§  Fn adalah radius zona Fresnel urutan ke n (meter)
§  d1 adalah jarak dari titik P ke salah satu antena (meter)
§  d2 adalah jarak dari titik P ke antena yang lain (meter)
§  λ adalah panjang gelombang dari sinyal yang dipancarkan (meter)
Radius maksimal penampang melintang dari zona Fresnel yang pertama yang terletak pada titik tengah garis lurus RF LoSdapat dihitung:
r=72.05√D/4f
dimana
§  r adalah radius (feet)
§  D adalah jarak antara antena pemancar dan penerima (mil)
§  f adalah frekuensi gelombang yang dipancarkan (gigahertz).
atau:
r=17.32√D/4f
dimana,
§  r adalah radius (meter)
§  D adalah jarak antara antena pemancar dan penerima (kilometer)
§  f adalah frekuensi gelombang yang dipancarkan (gigahertz).



  BAB  III  
PENUTUP
§  Kesimpulan
          Dari  uraian di atas dapat disimpulkan bahwa : layaknya makluk hidup, teknologi komiunikasi juag akan terus berkembang terkhususnya wireless Nirkabel, yaitu sistim komunikasi yang dirancang tanpa menggunakan kabel penghubung.
          Perkembangan ini tentunya memberikan segala kemudahan berkomunikasiataupun mengakses informasi  dalam hidup kita di berbagai bidang, baik itu bidang pendidikan, informasi, komunikasi, social dan lain-lain.
§  Saran
       Adapun saran dari penulis adalah apabila kita ingin menggunakan jaringan Nirkabel untuk computer kita, sebaiknya menggunakan sistim pengamanan yang agar computer kita dapat terlindungi dengan baik.